 | Category: | Movies | | Genre: | Horror |
Melanjutkan perjalan Samantha (Julie Estelle) sebagai satu-satunya pemegang wangsit yang bisa mendatangkan kuntilanak, keberadaanya terus dicari oleh para keturunan Mangkujiwo. Sam harus berhadapan dengan sisi jahatnya, kenangan masa lalunya bersama Agung (Evan Sanders), rasa bersalah yang terus membayangi, dan tentu saja, keluarga Mangkujiwo yang terus memburunya.
Secara visual, film ini menurut saya sangat 'video klip sekali', sesuai dengan ke-khasan video Rizal Mantovani yang banyak bermain cahaya dan selalu menampilkan kesan 'dramatisir'--yang menurut saya sangat avant garde pada era 90-an tapi sudah terlanjur basi menjelang 2000. Film ini melupakan fakta, bahwa dalam film horor, semestinya si hantu tidak perlu keluar sebanyak itu, karena semakin sering muncul, maka tingkat ke-seram-annya semakin berkurang. Dan lagi-lagi, untuk menambah buruk plot, film ini menambahkan banyak adegan sadis dan darah--semisal kepala yang terpenggal atau usus yang terburai. Menambah buruk, karena penggarapannya setengah-setengah dan terkesan 'diada-adain supaya filmnya tambah bikin tegang'. Dan sudah jelas, Julie Estelle bakal kembali teken kontrak untuk sequel Kuntilanak 3.
Dibandingkan dengan yang pertama, sekuel keduanya ini terkesan 'harus ada' dan 'pasti akan ada yang ketiga'. Mungkin karena film ini diproduseri Rakhee Punjabi. 
 | dua bintang masih terlalu banyak! |
 | hahaha pas nonton saya mah merem,makan,merem makan.. lagian cuman pgn denger lagu koil yang jadi soundtracknya.. pgn tau.. dan itu juga cuma bentar pisan.. hehehe.. |
 | kalo mau jujur, film ini mengecewakan..haha |
 | ..jadi baiknya kita nonton film apa nih...??? |
 | "Love is Cinta but Cinta is Nafsu, so it mustbe Nafsu is Setan" Film baru karya sutradara: Anggi Annisanazhif |
 | wakakakakakak..icha..piss ah cha.. |
| |